Desain dan cetak kode QR yang selalu terbaca
Kode QR berwarna merek memang menarik — sampai ponsel pelanggan gagal membacanya. Kabar baiknya, pemindai hanya mengikuti beberapa aturan sederhana. Panduan ini menjelaskan setiap opsi gaya di Mirror QR dan aturan cetak yang membuat kode Anda berfungsi di semua ponsel.

Kontras nomor satu
Kamera membaca perbedaan antara modul gelap dan terang. Jaga kode tetap lebih gelap dari latar — biru tua, hitam, hijau tua, atau merah marun di atas putih atau warna yang sangat muda bekerja sangat baik.
Hindari kode terang di latar gelap: banyak ponsel tidak bisa membaca kode terbalik. Mirror QR memberi peringatan saat kontras rendah atau warnanya terbalik, sehingga Anda bisa memperbaikinya sebelum mengunduh.
Cek cepat: cetak kode dalam skala abu-abu. Jika masih jelas gelap di atas terang, warna Anda aman.
Warna, titik, dan sudut
Mulailah dari palet siap pakai atau pilih sendiri warna kode dan latar sesuai merek Anda.
Bentuk titik (kotak, membulat, atau bulat) mengubah tekstur kode. Bentuk sudut (kotak, membulat, atau daun) mengubah tiga kotak besar di sudut yang membantu kamera menemukan kode. Bentuk membulat dan daun menambah karakter dan tetap mudah dibaca; pastikan sudutnya jelas dan berwarna gelap.
Menambahkan logo
Unggah logo di langkah Gaya dan logo akan diletakkan di tengah kode. Logo menutupi sebagian modul, jadi pembuat otomatis menaikkan koreksi kesalahan ke Tinggi (30%) — kode punya cukup cadangan data untuk tetap terbaca walau bagian tengahnya tertutup.
- Gunakan logo sederhana berkontras tinggi; ikon persegi atau bulat lebih baik daripada tulisan panjang.
- Logo berlatar transparan atau putih menyatu lebih rapi.
- Logo dioptimalkan otomatis, sehingga file unduhan tetap ringan.
Memahami koreksi kesalahan
Koreksi kesalahan adalah bagian kode yang boleh rusak atau tertutup sementara kode tetap terbaca: Rendah 7%, Sedang 15%, Kuartil 25%, dan Tinggi 30%.
Tingkat yang lebih tinggi membuat kode lebih tangguh tetapi lebih rapat (modul lebih banyak dan lebih kecil). Pakai Sedang untuk layar dan cetakan sederhana, Kuartil atau Tinggi untuk papan luar ruang, kemasan yang mudah tergores, dan kode apa pun yang memakai logo. Nilai Modul di langkah unduh menunjukkan seberapa rapat kode Anda.
Ukuran dan margin
Cetak kode minimal 2 × 2 cm. Makin jauh jarak pindai, makin besar ukurannya: aturan praktisnya lebar kode = sepersepuluh jarak pindai. Poster yang dipindai dari 2 m butuh kode sekitar 20 cm; papan nama dari 5 m butuh sekitar 50 cm.
Selalu sisakan zona kosong (margin) di sekitar kode, idealnya selebar empat modul. Jangan menempelkannya ke tepi, foto, atau motif ramai. Isi yang panjang menghasilkan kode lebih rapat yang harus dicetak lebih besar, jadi pakai tautan pendek.
PNG atau SVG?
- PNG (1024 × 1024 px) — untuk situs web, media sosial, slide, email, dan aplikasi pesan.
- SVG — untuk cetak dan perangkat lunak desain (Illustrator, Inkscape, Figma, Canva, dan percetakan). Berformat vektor, jadi tetap tajam di ukuran apa pun.
Jika percetakan meminta file resolusi tinggi, kirimkan SVG.
Uji sebelum mencetak
Pindai file akhir dengan minimal dua ponsel berbeda, dalam cahaya dan jarak pemakaian sebenarnya. Pastikan aplikasi yang tepat terbuka dengan data yang benar. Untuk cetakan dalam jumlah besar, cetak satu contoh dulu — itu asuransi paling murah.
Pertanyaan umum
Apakah kode QR boleh berwarna apa saja?
Boleh, asalkan kodenya jelas lebih gelap dari latar. Warna yang sangat terang seperti kuning atau abu-abu muda di atas putih sering gagal.
Seberapa besar logonya boleh?
Kecil dan di tengah. Pembuat mengatur ukurannya dan menaikkan koreksi ke Tinggi; selalu uji hasilnya di ponsel sungguhan.
Bisakah kode QR dicetak hitam putih?
Bisa — hitam di atas putih justru kombinasi paling andal.